Postingan

Latar Belakang Pengenalan Objek Visual

Gambar
Manusia memiliki kemampuan perseptual yang begitu hebat. Kita bisa mengenali rangkaian huruf yang tercetak dalam laporan ini, mengenali beragam suara orang lain serta suara-suara continuum seperti alunan musik, mengenali wajah seseorang sebagai orang yang kita kenal, dan lain-lain. Selama ini kita mungkin tidak memikirkan kemahadahsyatan kemampuan itu, tetapi setelah membaca laporan ini, Anda akan menemukan betapa rumit dan kompleksnya proses persepsi yang tanpa sadar dengan mudah kita melakukannya. Persepsi mengombinasikan dua hal, yaitu stimulus yang dari dunia luar dan pengetahuan yang manusia miliki mengenali stimulus tersebut. Dengan kata lain, manusia menggunakan pengetahuan yang ia miliki untuk menginterpretasi stimu-lus yang diterima oleh panca indera, misalnya ketika Anda melihat kata Indonesi- , meskipun Anda belum melihat ada huruf a , tetapi pengetahuan yang Anda miliki membuat Anda mempersepsi bahwa akan ada huruf a setelah Indonesi- . Selain contoh persepsi di atas, dal...

Top-Down Processing and Visual Object Recognition

Gambar
Kita mengenal dua proses dalam pengenalan objek, yaitu proses bottom-up ( data-driven processing ) dan proses top-down ( conceptually driven processing ). Bottom-up menekankan pada pentingnya stimulus dalam pengenalan objek. Yakni lebih kepada sensori resptor, dimana terjadi masuknya semua informasi dari objek terutama informasi mengenai karakteristik objek tersebut. Informasi tersebut membentuk sebuah pergerakan proses dari level yang paling bawah ( bottom ) dan bekerja dengan cara up hingga mencapai proses kognitif di luar konteks visual primer. Jadi, proses ini lebih menekankan pada feature seperti halnya pengenalan objek berdasarkan komponen. Lalu, proses selanjutnya yaitu proses top-down, yang menekankan pada bagaimana konsep serta tingginya level mental seseorang berpengaruh dalam pengenalan sebuah objek. Konsep, ekspektasi, dan memori lah yang membantu dalam pengenalan objek. Dengan kata lain, proses ini mirip dengan proses global-to-local yang mengutamakan konteks yang ber...

Otak dan Perkembangan Kognisi

THE BRAIN Neuron adalah sel saraf, yang merupakan unit dasar sistem saraf. Neuron mempunyai tiga bagian dasar, yaitu dendrit, tubuh sel dan akson. Di neuron terjadi proses mielinasi , di mana bagian akson dari neuron menjadi tertutup dan terisolasi dengan lapisan sel-sel lemak, yang meningkatkan kecepatan dan efisiensi dari pengolahan informasi dalam sistem saraf. Perubahan struktural otak yang paling penting pada remaja adalah bagian corpus callosum, prefrontal cortex , dan amygdala . Corpus callosum adalah sekum - pulan serat akson yang menghubungkan belahan otak kiri dan kanan, menebal pada masa remaja sehingga dapat meningkatkan kemampuan remaja dalam memproses informasi. Prefrontal cortex adalah tingkat tertinggi dari lobus frontal yang terlibat dalam penalaran, pengambilan keputusan, dan pengendalian diri. Amygdala merupakan bagian dari sistem limbik otak dimana tempat emosi seperti marah dan lain-lain. THE COGNITIVE DEVELOPMENTAL VIEW Menurut Piaget, remaja termotivasi unt...