Postingan

Menampilkan postingan dengan label Filsafat Ilmu dan Logika

Kesesatan dalam Penalaran

Dalam proses berpikir, tidak jarang ditemukan suatu kesesatan dalam penalarannya ter-sebut. Tipe kesesatan dalam penalaran itulah yang dikenal sebagai fallacy . Cara bagai-mana kesesatan tersebut terjadi, tidak ada batasannya. Namun, dalam laporan ini dilam-pirkan 16 jenis kesesatan dalam berpikir. 1.         Argumentum ad hominem abusif Merupakan argumen yang diarahkan untuk menyerang manusianya secara lang - sung. Penerapan argumen ini dapat meleceh k an pribadi individu yang menyatakan argumen. Contoh: Jangan minta Ao untuk mengganti bola lampu , tubuhnya pendek! 2.         Argumentum ad hominem sirkumstansial Merupakan argumen yang menyerang keyakinan dan lingkungan hidup seseorang, bukan pada konten yang ia ucapkan . Contoh: Ia mana tahu tata cara beribadah yang benar, dia kan tidak beragama. 3.         Argumentum ad verecundiam Merupakan sesat pikir dimana nilai penalaran ...

Teori Kebenaran dalam Ilmu Pengetahuan

Dari teori-teori kebenaran yang ada (teori korespondensi, teori koherensi, teori pragmatis, teori performatif, dan teori konsensus), teori manakah yang paling relevan untuk menjelaskan kebenaran ilmu pengetahuan? Pengetahuan disebut sebagai ilmu ketika ia mencakup beberapa kriteria, yaitu tersusun secara sistematis, dapat dipertanggungjawabkan secara empiris dan universal, serta bersifat objektif. Di sama sisi, kebenaran juga merupakan persesuaian antara pengetahuan yang ada dengan objek kenyataannya. Oleh karena itulah, dalam ilmu pengetahuan dicari kebenaran yang objektif, bukan subjektif yang berdasarkan subjek peneliti atau subjek penunjang penelitian. Terdapat lima teori yang berusaha menjelaskan tentang kebenaran, yaitu teori korespondensi, teori koherensi, teori pragmatis, teori performatif, dan teori konsensus. Namun, menurut kami, diantara kelima teori tersebut, teori yang paling relevan dalam menjelaskan kebenaran dalam ilmu pengetahuan adalah teori korespondensi . Ada tiga ...